Main Sekarang
Enam pengembara berdiri di jembatan bertegel pirus dan lapis di atas sungai. Taman berundak dan kubah di belakang mereka, langit emas The Margin di cakrawala.

Gildmargin

Main Sekarang
  • PC
  • PlayStation 5
  • Nintendo Switch 2

Sudah rilis 25 Agustus 2026

Kisah

Pairidan dibangun sebagai satu taman, dibelah empat sungai yang disebut The Four Waters. Di luar temboknya terbentang The Margin, tanah emas yang tidak pernah dilukis siapa pun.

Sepuluh tahun lalu tanah itu mulai masuk. Apa pun yang disentuhnya jadi lembar emas tipis: indah, beku, dan tanpa suara. Kamu Rowan Ashfall, juru sajak istana yang kehilangan suaranya hari itu. Bersama lima pengembara, kamu berjalan ke hulu, karena kabarnya sumber keempat sungai mulai kering.

Emas tidak bisa mendengar. Itu satu-satunya kelemahannya.

Party

Rowan Ashfall bermantel lapis panjang, memegang pena buluh yang meninggalkan pita cahaya emas di udara.

Juru sajak istana

Rowan Ashfall

Suaranya diambil emas. Sekarang ia menulis mantra di udara dengan pena buluh, dan tintanya bertahan satu tarikan napas.

Kata-kataku diambil emas. Tintanya belum.

Baris belakangRima Ash Water

Emas datang tanpa suara.Kami pergi dengan bernyanyi.

Couplet

Satu giliran, satu bait. Baris pertama dari satu anggota, baris kedua dari anggota lain. Kalau elemennya berima, bait itu jadi Ghazal. Coba lawan The Gilded Lion di sini.

The Gilded Lion, singa batu taman yang separuh tubuhnya terbungkus lempeng emas retak, melangkah turun tangga ke arah kamu.

The Gilded Lion

Lapis emas 3 dari 3150 / 150

Gerakan berikutnya: Cakar Taman, 48 ke satu anggota baris depan.

Baris pertama
Pilih aksi
Baris kedua
Pilih aksi anggota lain

Giliran 1. Pilih aksi untuk baris pertama.

Bait terakhir

Belum ada bait.

Catatan pertempuran

    Bait dan rima

    Layar battle: Rowan, Wren, Dorian, dan Linnet berdiri dalam dua baris di teras bertegel, menghadap merak emas dan pohon cypress berjalan di seberang kolam pirus.

    Dua baris, dua barisan

    Barisan depan menahan cakar dan tombak. Barisan belakang menulis dan bernyanyi. Siapa berdiri di mana menentukan siapa yang kena lebih dulu.

    Rima adalah taktik

    Ada empat elemen: Water, Rose, Ash, dan Gold. Dua baris dengan elemen yang sama melebur jadi satu serangan yang lebih kuat.

    Cut-in Ghazal: Rowan menyapukan pena dan menarik pita cahaya emas, Linnet bernyanyi, dan kelopak mawar serta pusaran air berpilin di antara mereka.
    GhazalSaat rima cocok, permainan berhenti sejenak dan bait itu ditulis di layar. Tiap pasangan anggota punya cut-in sendiri, 15 pasangan untuk enam orang.
    Merak taman yang separuh ekornya sudah jadi lembaran emas tempa, berdiri di bibir air mancur bertegel pirus.
    DisepuhMusuh yang kena Gold berubah jadi emas sebagian. Pisau dan tombak memecahnya dua kali lebih cepat, tapi sihir air tidak lagi menembus.

    Empat Quarter

    Empat sungai membelah taman jadi empat Quarter. Makin dekat ke tembok, makin banyak yang sudah emas.

    The Rosewater Quarter: taman mawar berundak turun ke sungai lebar, penyulingan berkubah pirus di tepi, perahu beratap belang di air.

    The Rosewater Quarter

    Taman mawar turun berundak ke sungai. Penyulingnya masih bekerja, walau separuh kebun sudah berbau logam.

    Sungai The Rosewater
    The Cypress Quarter: jalan pohon cypress raksasa mendaki bukit ke paviliun berburu yang runtuh, hutan abu di kiri kanan, satu cypress di kejauhan berjalan di atas akarnya.

    The Cypress Quarter

    Hutan yang pernah terbakar. Sebagian pohonnya sekarang berjalan, dan belum ada yang tahu ke mana.

    Sungai The Ashbrook
    The Clearwell Quarter: istana dengan gerbang iwan bertegel pirus di ujung kolam pantul panjang berair mancur dan pohon jeruk.

    The Clearwell Quarter

    Pusat kekaisaran dengan kolam pantul sepanjang satu mil. Istana yang paling dijaga, dan yang paling cepat menyerah.

    Sungai The Clearwell
    The Saffron Quarter: ladang saffron ungu berundak sampai tembok luar, dan di balik tembok tanah emas yang sudah meluap ke undakan terdekat.

    The Saffron Quarter

    Ladang terakhir sebelum tembok. The Margin sudah naik ke undakan, dan para pemetik meninggalkan keranjangnya.

    Sungai The Saffron Run
    Taman tersembunyi berpagar tinggi dilihat dari atas: kolam pirus kecil, pohon delima berbuah, empat kanal, dan seekor hoopoe minum di tepi kolam.

    Ada 40 taman tersembunyi yang belum tersentuh emas. Pintunya hanya kelihatan dari udara, jadi Lark dan burung-burungnya yang mencari.Tiap taman menyimpan satu bait lama. Kumpulkan, dan Rowan bisa menulis lebih panjang.

    The Last Pavilion di malam hari: paviliun lipat berkain lapis dan vermilion diterangi lentera kuningan, dua gajah dan deretan unta beristirahat, air mancur kecil dan karpet di tanah.

    The Last Pavilion

    Dilipat tiap pagi, dibentangkan lagi tiap malam, di mana pun gajah Dorian berhenti.

    Kabar

    1. Versi 1.0.4

      • Mode foto Miniatur: pasang bingkai jadval dan pias emas ke tangkapan layar.
      • Teks bait Couplet bisa diperbesar sampai 150 persen.
      • Linnet tidak lagi tetap tersepuh setelah pertempuran di The Cypress Quarter.
    2. Versi 1.0.2

      • Tingkat kesulitan Penyair dan Penjaga Kebun bisa diganti kapan saja dari The Last Pavilion.
      • Peta Lark kini menandai taman tersembunyi yang sudah kamu lewati.
      • Kamera tidak lagi tersangkut di jembatan The Rosewater.
    3. Gildmargin rilis

      • Tersedia di PC, PlayStation 5, dan Nintendo Switch 2.
      • Teks dan antarmuka berbahasa Indonesia sejak hari pertama.

    Musik untuk dunia yang tidak bersuara

    Emas di Gildmargin membungkam semua yang disentuhnya, jadi musiknya juga harus bisa diam. Setiap kali kamu mendekati The Margin, satu instrumen hilang dari aransemen, dulu dulcimer, lalu biola gesek, sampai yang tersisa hanya kendang bingkai.

    Ghazal kebalikannya. Dua anggota, dua tema, dan untuk beberapa detik keduanya dimainkan bersamaan. Itu satu-satunya saat musik terdengar penuh.

    Nadia Ferro, komposer, Fourcourt Games

    Melukis tanpa titik hilang

    Lukisan miniatur tidak punya satu titik hilang. Atap, kolam, dan orang di dalamnya dilihat dari sudut yang berbeda sekaligus. Lingkungan kami tetap 3D, tapi tiap undakan taman sedikit dimiringkan ke kamera supaya semuanya terbaca seperti satu halaman.

    Langit emasnya dibuat dari tekstur daun emas sungguhan yang kami pindai, lengkap dengan kerutnya, dan kami biarkan bergerak sangat pelan.

    Tomas Reyhan, pelukis latar, Fourcourt Games

    Hulu The Four Waters: waduk berkubah lapis di pegunungan emas, empat kanal batu yang hampir kering, dan enam pengembara kecil mendaki tangga panjang ke arahnya.

    Ke hulu

    Sekitar enam puluh jam dalam delapan bab, dari hilir sampai sumber keempat sungai.

    Main Sekarang

    Trailer Gildmargin

    Buka di YouTube